Pengalaman Kerja di Sport Station PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk Selama 4,5 Tahun

Pengalaman Kerja di Sport Station
Sport Station Basko Grand Mall Padang, lantai 1/Sumber: baskograndmall.com

Awal Perjalanan Mencari Pekerjaan Setelah Lulus

Tanggal 26 Agustus 2018 menjadi salah satu tanggal yang paling berkesan dalam hidup saya. Hari itu adalah hari pertama saya bekerja di Sport Station yang berada di bawah naungan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. Sebagai seorang lulusan baru, saya merasa bangga karena akhirnya mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan berskala nasional setelah melalui proses pencarian kerja yang cukup panjang.

Sebelum diterima bekerja, saya termasuk orang yang hampir setiap hari mengirimkan lamaran kerja. Saat itu saya memiliki pemikiran sederhana, semakin banyak lamaran yang dikirim maka semakin besar peluang untuk mendapatkan panggilan interview. Karena alasan tersebut, saya mengirim lamaran ke berbagai perusahaan tanpa terlalu memikirkan posisi yang dibuka.

Setiap kali melihat lowongan kerja baru, saya langsung mengirimkan CV dan surat lamaran. Saya melamar ke berbagai posisi seperti marketing hotel, purchasing hotel, sales, pramugara, hingga posisi lain yang menurut saya masih bisa saya pelajari. Dalam pikiran saya saat itu, yang terpenting adalah mendapatkan kesempatan untuk memulai karier.

Namun kenyataannya tidak semudah yang saya bayangkan. Saya sudah mengirim ratusan lamaran kerja melalui email maupun secara langsung. Jika dihitung secara kasar, jumlahnya mungkin sudah mencapai sekitar 300 lamaran. Akan tetapi panggilan interview yang saya dapatkan masih sangat sedikit.

Menyadari Pentingnya Mengembangkan Diri

Kegagalan demi kegagalan membuat saya mulai melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Saya bertanya-tanya apa yang sebenarnya kurang dari diri saya sehingga sulit mendapatkan pekerjaan.

Saat itu saya mulai memperbaiki CV yang saya miliki. Beruntung saya sedikit memahami penggunaan Canva sehingga bisa membuat desain CV yang lebih menarik dibanding sebelumnya. Namun ketika sampai pada bagian hard skill, saya justru terdiam cukup lama.

Saya menyadari bahwa beberapa kemampuan yang ingin saya tulis ternyata belum benar-benar saya kuasai. Dari situlah saya mulai memahami bahwa mempercantik CV saja tidak cukup. Kemampuan yang tertulis harus benar-benar bisa dipertanggungjawabkan ketika proses interview maupun saat bekerja nantinya.

Baca Juga: Pengalaman Kerja Tanpa Surat Pengalaman, Apakah Perlukah Dicantumkan di CV?

Salah satu kemampuan yang kemudian saya fokuskan adalah public speaking. Saya mulai belajar berbicara dengan lebih percaya diri, mengurangi rasa gugup, dan melatih cara menjawab pertanyaan dengan baik. Berbulan-bulan saya habiskan untuk mengasah kemampuan tersebut.

Alasannya sederhana. Pada beberapa interview sebelumnya saya sering terbata-bata ketika menjawab pertanyaan HRD. Padahal saya sebenarnya memahami pertanyaan yang diberikan. Hanya saja rasa gugup membuat saya kesulitan menyampaikan jawaban dengan baik.

Sedikit demi sedikit kemampuan komunikasi saya mulai berkembang. Saya menjadi lebih percaya diri saat berbicara dengan orang lain dan lebih siap menghadapi proses interview kerja.

Mendapatkan Dua Panggilan Interview Sekaligus

Setelah sekian lama mencari pekerjaan, akhirnya saya mendapatkan dua panggilan interview pada hari yang sama. Panggilan pertama berasal dari sebuah hotel di Padang untuk posisi marketing, sedangkan panggilan kedua berasal dari Sport Station untuk posisi Sales Associate.

Saya menghadiri kedua interview tersebut dengan persiapan yang cukup matang. Berkat latihan public speaking yang saya lakukan sebelumnya, saya merasa proses interview berjalan lebih lancar dibanding pengalaman-pengalaman sebelumnya.

Beberapa hari kemudian saya menerima kabar bahwa saya diterima bekerja di Sport Station. Saat itu saya merasa sangat bersyukur karena perjuangan panjang yang saya lakukan akhirnya membuahkan hasil.

Meskipun tidak diterima di posisi marketing hotel, saya tidak terlalu kecewa. Saya memahami bahwa perusahaan memiliki pertimbangan masing-masing dalam memilih kandidat. Sebagai lulusan baru, saya juga menyadari bahwa pengalaman kerja saya masih sangat minim.

Hari Pertama Bekerja di Sport Station

Pada tanggal 26 Agustus 2018 saya resmi memulai pekerjaan sebagai Sales Associate di Sport Station. Saya mengenakan baju polo hitam, celana panjang hitam, dan sepatu olahraga sesuai standar yang berlaku saat itu.

Karena Sport Station merupakan toko perlengkapan olahraga, saya mulai mempelajari berbagai produk yang dijual. Mulai dari sepatu olahraga, pakaian olahraga, tas, hingga berbagai aksesoris pendukung lainnya.

Bulan pertama bekerja berjalan cukup baik. Saya banyak belajar dari rekan kerja maupun atasan yang sudah lebih berpengalaman. Lingkungan kerja yang baru membuat saya mendapatkan banyak pengetahuan yang sebelumnya tidak pernah saya pelajari.

Tugas dan Tanggung Jawab Sebagai Sales Associate

Selama bekerja di Sport Station, saya memiliki berbagai tugas yang harus diselesaikan setiap hari.

Tugas tersebut meliputi membongkar barang yang datang dari gudang, memeriksa dokumen delivery order, mengecek kondisi fisik barang, melakukan stock opname atau PI bulanan, menjaga kerapian display produk, serta melayani pelanggan yang datang ke toko.

Selain itu saya juga mulai belajar menggunakan sistem kasir. Kesempatan tersebut diberikan oleh PIC atau kepala toko yang mempercayai saya untuk mempelajari lebih banyak tanggung jawab operasional.

Store tempat saya bekerja saat itu memiliki kode SS6K. Dari sana saya mulai memahami bagaimana sistem kerja retail modern berjalan, mulai dari pengelolaan stok hingga pelayanan pelanggan.

Mengenal PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk

Semakin lama bekerja, saya semakin mengenal perusahaan tempat saya bekerja. Saya baru mengetahui bahwa PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk memiliki banyak merek terkenal yang sudah dikenal masyarakat Indonesia.

Pengetahuan tersebut membuat saya semakin bangga menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Saya melihat bahwa perusahaan memiliki sistem yang cukup baik dan mampu mengelola berbagai merek besar secara profesional.

Dari pengalaman tersebut saya belajar bahwa perusahaan besar tidak dibangun dalam waktu singkat. Dibutuhkan sistem, disiplin, dan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mempertahankan bisnis dalam jangka panjang.

Perjalanan Karier Selama Lebih dari Empat Tahun

Tahun pertama dan kedua saya lalui dengan cukup baik. Saya sudah mampu menjalankan tugas sebagai kasir dan beberapa kali dipercaya menjadi backup PIC ketika diperlukan.

Namun seiring berjalannya waktu, saya mulai memikirkan perkembangan karier saya. Meskipun pengalaman kerja terus bertambah, posisi saya masih tetap sebagai Sales Associate.

Baca Juga: Lebih Baik Kerja Pabrik atau Retail? Ini Perbedaan, Kelebihan dan Kekurangannya

Bahkan beberapa rekan kerja yang lebih junior sudah mendapatkan kesempatan menjadi PIC. Meski demikian, saya tetap berusaha bekerja secara profesional dan mencapai target yang diberikan perusahaan setiap bulan.

Sistem bonus yang diterapkan saat itu juga bergantung pada pencapaian target penjualan toko. Jika target tercapai maka bonus akan diberikan. Jika tidak tercapai maka karyawan hanya menerima gaji pokok.

Dipindahkan ke Store Basko Mall Padang

Setelah beberapa tahun bekerja, saya dipindahkan ke store lain dengan kode SSAL yang berada di Basko Mall Padang.

Meskipun lokasi kerja berubah, tugas dan tanggung jawab saya tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Saya tetap bertugas melayani pelanggan, menjaga display produk, mengatur stok barang, dan memastikan kondisi toko tetap rapi.

Pengalaman berpindah store membuat saya semakin memahami karakter pelanggan yang berbeda-beda serta tantangan yang ada dalam dunia retail.

Percakapan yang Mengubah Cara Pandang Saya Tentang Karier

Salah satu momen yang paling saya ingat terjadi ketika saya sedang menjalani shift siang. Saat kondisi toko sedang sepi, saya berbincang dengan PIC yang bertugas saat itu.

Saya bertanya berapa lama beliau sudah bekerja di perusahaan tersebut. Jawabannya membuat saya cukup terkejut karena beliau mengatakan sudah bekerja selama 18 tahun.

Sepanjang perjalanan pulang, saya terus memikirkan percakapan tersebut. Saya mulai bertanya kepada diri sendiri mengenai tujuan karier yang ingin saya capai di masa depan.

Bukan berarti posisi tersebut buruk. Namun saya merasa ingin mencoba tantangan yang lebih besar dan mencari peluang pengembangan karier yang lebih luas.

Memutuskan Resign dan Merantau ke Batam

Setelah sekitar 4,5 tahun bekerja, saya akhirnya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri. Keputusan tersebut tidak mudah karena saya meninggalkan pekerjaan yang sudah cukup nyaman bagi saya.

Namun saya percaya bahwa terkadang seseorang harus berani keluar dari zona nyaman untuk berkembang.

Saya kemudian memutuskan merantau ke Batam dengan membawa pengalaman yang saya peroleh selama bekerja di Sport Station. Alhamdulillah tidak lama setelah tiba di Batam, saya diterima bekerja di PT Volex Indonesia sebagai operator produksi.

Meskipun statusnya masih karyawan kontrak, saya melihat kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Pengalaman bekerja di Sport Station menjadi bekal yang sangat berharga dalam perjalanan karier saya berikutnya.

Artikel pengalaman kerja ini saya tulis di blog pribadi sebagai bagian dari dokumentasi perjalanan karier dan catatan pengalaman nyata. Semoga pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi para pencari kerja, lulusan baru, maupun pembaca blog saya ini yang sedang berjuang membangun masa depan mereka.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Penting Bagi Pelamar
Manufaktur.web.id adalah platform informasi lowongan kerja pabrik dan industri dari berbagai perusahaan. Informasi yang tersedia hanya untuk membantu pencari kerja menemukan peluang karier. Seluruh proses melamar pekerjaan tidak dipungut biaya.